Sabtu, 08 Desember 2018

FORAGRIN UISI Berkesempatan Mengadakan IASLS (Indonesian Agroindustry Student Leaders Summit)


Gresik – FORAGRIN yang memiliki kepanjangan Forum Agroindustri Indonesia merupakan organisasi nasional yang menyatukan mahasiswa jurusan Teknologi Industri Pertanian dari berbagai universitas di Indonesia. FORAGRIN Pusat tahun ini memiliki agenda yaitu IASLS (Indonesian Agroindustry Student Leaders Summit). IASLS merupakan acara yang didalamnya terdapat beberapa kegiatan dimana intinya adalah pergantian pengurus atau reorganisasi.
                Tahun ini FORAGRIN UISI mendapatkan kesempatan untuk menyelenggarakan kegiatan IASLS di kampus tercinta, Universitas Internasional Semen Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh delegasi dari berbagai universitas yang tergabung di FORAGRIN antara lain  Universitas Brawijaya, Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Udayana, Universitas Djuanda, Universitas Jember, Politekik Negeri Ketapang, Universitas Jambi dan Universitas Tribuana Tungga Dewi. Kegiatan dihari pertama adalah ramah tamah yang diadakan di kampus C Universitas Internasional Semen Indonesia. Kegiatan ramah tamah diisi dengan game untuk memperkenalkan anggota FORAGRIN dari masing-masing universitas. Kemudian dihari kedua, diisi dengan seminar bertema peternakan dan mendatangkan pemateri dari Ternaksia. Setelah kegiatan seminar dilaksanakan dilanjutkan dengan sidang membahas AD/ART, GBPK dan GBHO. Kegiatan selanjutnya dihari ketiga masih tetap melanjutkan agenda dihari kedua, namun sebelum itu ada kegiatan tour campus UISI kunjungan industri ke PT. Kelola Mina Laut. Lalu setelah itu, dilanjutkan sidang lagi dan diakhiri dengan pergantian pengurus dari yang lama ke yang baru.

Gambar 1. Kegiatan ramah tamah di kampus C UISI 

Gambar 2. Delegasi dari Universitas Jambi berada di stand Sinom Brengos saat
kegiatan tour campus

 Gambar 3. Kunjungan industri di PT. Kelola Mina Laut

Gambar 4. Kondisi selama persidangan berlangsung

Sabtu, 01 Desember 2018

2 Mahasiswa TIP UISI Mengikuti International Student Gathering on Agroindustry (ISG) 2018


International Student Gathering on Agroindustry (ISG) 2018 merupakan acara gabungan dari 5th International Conference on Agroindustry (IcoA) yang di laksanakan di Denpasar, Badung, Bali. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa negara tetangga di Asia, yaitu Myanmar, Thailand, Jepang dan tentu saja Indonesia. ISG dilaksanakan selama dua hari pada tempat yang berbeda. Pada hari pertama, yaitu selasa (25 September 2018) acara bertempat di Universitas Udayana Denpasar, agenda pertama pada hari itu adalah pembukaan serta perkenalan dari masing-masing individu peserta yang terlibat dan diskusi kecil mengenai tema besar yang diusung, yaitu Sustainable Agriculture. Setelah break untuk makan siang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan field trip ke Eco Bali recycling dan POD chocholate. Eco Bali recycling merupakan sebuah tempat pengepul dan pengolahan limbah yang dapat di daur ulang, seperti botol plastik PET, kemasan tetra pack, kardus, botol kaca bekas dan sterofoam. Disana pengolahan hanya dilakukan pada kemasan tetra pack, gelas plastik dan sterofoam yang digunakan menjadi bahan pengganti plester pada dinding. Kemudian untuk botol kaca dilakukan penghancuran yang kemudian diolah kembali menjadi gelas kaca yang dapat digunakan untuk konsumsi sehari-hari. Untuk kemasan PET akan di distribusikan ke Jawa karena di Bali tidak ada sistem untuk pengolahannya. Setelah dari Eco Bali recycling kemudian dilanjutkan menuju POD Chocholate, disana dijelaskan bagaimana proses produksi coklat, kemudian bagaimana sama-sama mendapat keuntungan antara POD chocholate dengan petani cacao di Bali. Disana kami juga berkesempatan untuk menyicipi 20 jenis coklat yang telah di produksi oleh POD Chocholate dan menghias coklat yang kemudian dapat dibawa pulang untuk oleh-oleh. Kegiatan hari itu berakhir dengan makan malam di salah satu restoran yang ada di Kuta, Bali.
Gambar 1. Peserta ISG 2018

Gambar 2. Peserta ISG 2018 di POD Chocholate

Pada hari kedua, yaitu Rabu (26 September 2018) semua peserta ISG mengikuti opening dan plennary sesion IcoA 2018 yang bertempat di Anvaya Beach resort, Bali. Terdapat banyak pembicara besar yang hadir pada kegiatan tersebut, tidak hanyak dari Indonesia namun dari Taiwan, Filipina, dan Jerman yang membahas tentang kegiatan yang telah dilakukan di Negara nya untuk dapat mencapai Sustainable Agriculture. Kegiatan tersebut berlangsung hingga break makan siang, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan diskusi mengenai Sustainable Agriculture oleh peserta ISG 2018 di Eden Hotel. Pada kegiatan diskusi tersebut, peserta juga berkesempatan untuk menuliskan opini nya mengenai Sustainable Agriculture pada banner yang telah disiapkan oleh panitia, yang menandakan berakhirnya kegiatan ISG 2018.


BOMBAG! Limbah Siwalan Sebagai Solusi Kreatif, Mahasiswa TIP Juara 2

     Banten (Sabtu, 17/11) - Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian Universitas Internasional Semen Indonesia berhasil meraih juara 2 dalam ajang Waste Treatment Competition 2018. Kompetisi ini diselanggarakan di Fakultas Teknik Universitas Sultan Agung Tirtayasa.

     Waste Treatment Competition 2018 dengan tema "Inovasi Terbarukan untuk Pemecahan Masalah Limbah dengan Kreatif dalam Pelestarian Masa Depan Bangsa" ini merupakan serangkaian kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas SUltan Agung Tirtayasa (UNTIRTA). Kompetisi ini pun berawal dar pengiriman penulisan abstrak setelah lolos seleksi abstrak kemudian dilanjutkan dengan pengiriman proposal. Melalui seleski pengiriman proposal dipilihlah 8 tim terbaik dari seluruh universitas di Indonesia yang nantinya akan mempresentasikan hasl karyanya, yaitu Universitas Internasional Semen Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Pertamina, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, dan Universitas Sultan Agung Tirtayasa.

     Dengan mengangkat judul "BOMBAG - Tas Kertas Berbasis Limbah Pelepah Daun dan Sabut Buah Siwalan dengan Perekat Berbahan Gedebog Pisang" mengenai penanganan dan pengelolaan limbah buah siwalan di daerah Gresik menjadikan tim yang terdiri dari Syafrina Farahdillah, Gresita Fitaloka Sari dan Layliya Ramadhina Putri Afandi ini berhasil membawa pulang juara 2. Tiap anggota memili kesan tersendiri selama ajang lomba dan sampai mendapatkan juara 2. Semangat gengs!



Sinom Brengos! Jawara TIP yang Mendapatkan Pendanaan KBMI

Rabu,[21/11/18] KBMI atau Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia merupakan ajang yang dapat dimanfaatkan oleh para mahasiswa khususnya yang memiliki bisnis untuk memperkenalkan kegiatan dan produk bisnis merka ke tingkat nasional. KBMI ditujukan untuk seluruh perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Acara MONEV KBMI diselenggarakan selama beberapa hari di tempat yang berbeda dan  diikuti oleh 139 perguruan tinggi di seluruh Indonesia dengan jumlah produk yang lolos pendanaan Dikti sebanyak 439 buah dan untuk produk bisnis yang lolos pendanaan akan mendapatkan bantuan dana sebesar 10 hingga 40 juta rupiah yang dapat digunakan untuk membantu mengembangkan produk bisnisnya. Produk Sinom Brengos yang diusulkan oleh Departemen Teknologi Industri Pertanian Universitas Internasional Semen Indonesia menjadi satu-satunya produk yang lolos pendanaan dari RISTEK DIKTI sebesar Rp 10.000.000 dari 25 proposal yang telah diseleksi oleh kampus.  Pada hari jumat, 26 Oktober 2018, Universitas Internasional Semen Indonesia menjadi salah satu perguruan tinggi yang berkesempatan untuk mengikuti kegiatan MONEV (Monitoring dan Evaluasi ) KBMI 2018 dengan mengirimkan perwakilan mahasiswa dari Program Studi Teknologi Industri Pertanian sebanyak 4 orang mahasisawa yang didampingi oleh 2 Dosen Pembimbing dari Program Studi Teknologi Industri Pertanian dengan produk bisnis yang terpilih yaitu Sinom Brengos yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Malang. Sinom Brengos adalah salah satu produk minuman tradisional yang dikemas dengan kemasan kekinian diantara sekian banyak produk dari mahasiswa di Universitas Internasional Semen Indonesia dan menjadi satu – satunya produk dari Universitas Internasional Semen Indonesia yang lolos pendanaan oleh Dikti. Bisnis Sinom Brengos sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu namun mulai berkembang pesat terutama pada tahun ini. Pada kegiatan MONEV KBMI ini, tim dari Sinom Brengos berkesepatan untuk memaparkan kondisi sebelum mendapat pendanaan dari Dikti dan memaparkan perkembangan bisnis setelah mendapatkan pendanaan dari Dikti. Setelah mendapat bantuan dana dari Dikti, fasilitas produksi Sinom Brengos semakin lengkap dan banyak mengalami perkembangan seperti dapat membeli booth, membuat brosur, kartu nama dan masih banyak lagi. Tidak hanya sampai pada KBMI, produk Sinom Brengos dari mahasiswa Teknologi Industri Pertanian UISI juga berkesempatan mengikuti expo KMI (Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia) di Bogor tepatnya di kampus IPB Darmaga pada tanggal 9-12 November 2018 yang bertemakan “Penguatan Wirausaha Mahasiswa Indonesia Melalui Sociopreneurship Mengahadapi Revolusi Industri 4.0”



3 Mahasiswa TIP UISI yang Lolos 10 Besar dan Tetap Semangat!

Lomba Kreasi Olah Pangan (LKOP) 2018 yang diadakan oleh jurusan Agribisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ini merupakan tahun kedua. Lomba ini merupakan lomba yang mengusung tema ketahanan pangan dengan mengolah berbagai macam hasil agroindustri untuk dijadikan diversifikasi pangan. Sebelum lolos ke tahap presentasi, sebelumnya ada tahap seleksi terlebih dahulu. Terdapat beberapa universitas yang lolos ke tahap presentasi, yaitu Universitas Padjadjaran, Institut Pertanian Bogor, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Andalas, Universitas Esa Unggul, Universitas Pattimura, Universitas Surya Kencana, dan juga Universitas Internasional Semen Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, acara hari pertama yaitu Seminar Nasional dengan pembicara Ternak Jawara, Dinas Ketahanan Pangan dan dosen internal dari UNTIRTA sendiri. Seminar diadakan di gedung fakultas teknik yang harus menaiki bus dari Kampus UNTIRTA. Setelah acara seminar selesai kami dipersilahkan ke penginapan untuk istirahat dan persiapan untuk lomba esok harinya.
Tiga mahasiswa jurusan Teknologi Industri Pertanian dari Universitas Internasional Semen Indonesia (26/10) mendapatkan kesempatan untuk presentasi produk inovasinya karena lolos 10 besar dalam Lomba Karya Olah Pangan di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Finalis lomba ini anyak dari universitas terkenal di Indonesia seperti Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjadjaran sampai Universitas Andalas. Produk inovasi yang dibuat oleh mahasiswa TIP UISI adalah Pai Susu Taro Mantap (PAITAN) yang terbuat dari tepung ubi ungu. Produk inovasi yag disampaikan dari universitas lain juga sungguh inovatif dan menarik. Sayangnya mahasiswa TIPUISI masih belum beruntung pada lomba kali ini dan hanya tertahan sebagai finalis saja atau 10 besar saja. Lomba ini dimenangkan  oleh perwakilan dari Universitas Pattimura yang mengusulkan produk Es Krim dari buah pala.



Sabtu, 28 Juli 2018

Pendaftaran Mahasiswa Baru T.A. 2018/2019 PS Teknologi Industri Pertanian UISI


Pendaftaran Mahasiswa Baru T.A. 2018/2019
Program Studi Teknologi Industri Pertanian
Universitas Internasional Semen Indonesia


       Halo! Bagi kalian calon mahasiswa baru yang belum diterima di universitas yang diimpikan jangan terus bersedih. Masih ada kesempatan kok untuk menuju kesuksesan. Universitas Internasional Semen Indonesia masih membuka jalur pendaftaran untuk kalian, terutama program studi Teknologi Industri Pertanian. Ada dua jalur yang bisa kalian tempuh, yaitu jalur reguler dan jalur beasiswa. Yuk daftar!

       Silahkan lakukan pendaftaran seleksi mahasiswa baru Program Studi S1 Teknologi Industri Pertanian dengan melakukan online registration melalui link dibawah ini dan download juga formulir pendaftaran BU TIP-UISI.


[FORMULIR BU TIP-UISI]

       Adapun persyaratan yang harus kalian lengkapi antara lain :
1.)Fotocopy legalisir raport semester 1 s/d 5 (Akademik), disertakan untuk verifikasi dokumen
2.)Fotocopy prestasi non akademik (sertifikat/piagam penghargaan), disertakan untuk verifikasi dokumen
3.)Surat keaktifan organisasi (jika ada)
4.)Pendapatan orang tua (Slip gaji), Rekening listrik, PDAM, disertakan untuk verifikasi dokumen
5.)Kartu Beasiswa Siswa Miskin (BSM)/ Kartu Perlindungan Sosial (KPS)/ Kartu Indonesia Pintar (KIP), jika tidak memiliki kartu tersebut dapat diganti dengan surat keterangan tidak mampu dari RT/RW, disertakan untuk verifikasi dokumen
6.)Surat Rekomendasi dari sekolah, disertakan untuk verifikasi dokumen.


INFO :
082257818142 (WhatsApp)
Email : tip@uisi.ac.id
Alamat : Kompleks PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk.
Jl. Veteran, Gresik 61122

Sabtu, 17 Februari 2018

Kalimat dari Agroindustrial Week 2018


Minggu (10/02/18), bertempat di Universitas Internasional Semen Indonesia atau UISI khususnya di kampus B telah berlangsung sebuah acara Agroindustrial Week dengan tema Inovasi Pangan Menuju Indonesia Mandiri tahun 2035. Agroindustrial Week adalah acara tahunan yang diadakan oleh mahasiswa Teknologi Industri Pertanian. Dalam acara Agroindustrial Week kemarin terdapat dua jenis lomba yang diadakan yaitu Lomba Poster dan Lomba Karya Tulis Ilmiah yang diikuti oleh para siswa di tingkat SMA se-Indonesia. Ketua Pelaksana dari acara ini yaitu Syafrina Faradilla mengatakan alasan mengapa lomba AW kali ini bertema inovasi pangan adalah karena semakin kesini orang tertarik dengan makanan yang aneh-aneh dan tentunya healthy. Kenapa 2035? Karena diprediksi bahwa tahun 2035 akan ada persaingan dalam hal pangan yang sangat kuat. Selain mengadakan kegiatan lomba para panitia juga menyediakan sedikit hiburan untuk para peserta yaitu dengan pertunjukkan dari beberapa band lokal dan bazaar makanan. Untuk lomba poster, juara 1 diraih oleh SMAN 1 Pamekasan, juara 2 diraih oleh MAN 1 Lamongan, untuk juara 3 diraih oleh SMKN 2 Purbalingga. Untuk lomba LKTI , untuk juara 1  diraih oleh SMA TambakBoyo Tuban, untuk juara 2 diraih oleh SMA BPOPKRI Yogyakarta, untuk juara 3 diraih oleh SMAN 5 Denpasar. Menurut salah satu juara lomba poster dari MAN 1 Lamongan menurut mereka pada saat mengikuti lomba AW sangat menyenangkan sekali selain itu mereka juga mendapatkan pengalaman baru dan untuk mencari tambahan nilai untuk SNMPTN.
            Agroindustrial Week 2018 ini sedikit unik, dimana juri untuk kategori lomba Karya Tulis Ilmiahnya memanggil juri dari dosen DKV, ibu Tyas Ajeng Nastiti , S.T , M.Ds . Seorang dosen dari departemen Desain Komunikasi Visual ini mendapat kesempatan menjadi juri dalam lomba LKTI. Tentunya ada banyak hal yang didapat dan dirasakan saat pertama kali menjadi juri dalam lomba LKTI se-Nasional ini. Wajahnya begitu sumringah dan senang bisa tergabung dalam acara Agroindustrial Week 2018  , bisa mengetahui hal-hal sepeleh ternyata memiliki manfaat dan kegunaan yang baik.
Saat diwawancarai (10/02) mengenai acara Agroindustrial Week 2018 ini . beliau berkata banyak hal “ acaranya seru banget , ini pertama kali saya menjadi juri. Inovasi dari peserta pun beragam dan menarik , banyak hal baru yang saya dapat dalam kegiatan ini .” tukas bu Tyas . Adapun kesan pesan yang disampaikan bisa dijadikan pelajaran dan agenda. Menurut beliau , acara ini harus diadakan setiap tahun , inovasi yang dibuat pun dikembangkan ke masyarakat agar menjadi informasi baru dan sebagai alternative juga . Untuk acaranya sendiri pun , next AW 2019 lebih di tata lagi dalam hal waktu . Yang awalnya 1 hari di tata lagi 2 hari dengan lebih banyak mengisi kegiatan positif seperti seminar ataupun workshop . Kesan pesan ibu Tyas bisa dijadikan acuan untuk next ketua Agroindustrial Week 2019 dalam konsep acara. (JIM)

Senin, 05 Februari 2018

Apa Itu FORAGRIN ?


Agroindustri hingga saat ini masih menjadi salah satu bagian yang terpenting dalam menggerakkan roda perekonomian bangsa Indonesia. Hal ini yang pada akhirnya memposisikan agroindustri sebagai sumber devisa negara di sektor non-migas. Peranan agroindustri tidak kalah pentingnya jika dibandingkan tunjangan energi yang harus ditanggung oleh suatu negara. Artinya, agroindustri tidak pernah lepas dari sisi-sisi kehidupan bangsa indonesia sehari-harinya.

Apa sih FORAGRIN itu?? Belum pernah denger? Sebagai Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian perlu diketahui bahwa kita punya suatu forum yang disebut dengan FORAGRIN , yang mana merupakan singakatan dari Forum Agroindustri Indonesia. FORAGRIN adalah Suatu Organisasi Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian yang didirikan tanggal 6 April 2008 di Universitas Brawijaya Malang. Pada awalnya merupakan hanya suatu perkumpulan antar sesama departemen Teknologi Industri Pertanian (TIN/TIP). Pada tahun 2006 mahasiswa yang terdiri dari beberapa universitas yang ada di Indonesia yaitu Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, dan Universitas Trunojoyo. Berkeinginan bahwa organisasi FORAGRIN adalah organisasi yang legal dan formal. Sehingga pada tahun 2008 yang ketua umumnya adalah Agus Faisal (IPB) telah memiliki arsip organisasi sehingga menjadi organisasi yang legal.

VISI
FORAGRIN mewadahi insan agroindustri dan berkontribusi dalam perkembangan agroindustri Indonesia.

MISI   
Memberikan informasi kepada masyarakat tentang perkembangan dan peluang dunia agroindustri Indonesia.
Mampu menjembatani praktisi agroindustri Indonesia dengan mahasiswa agroindustri dalam rangka aktualisasi ilmu agroindustri.
Ikut serta dalam pengkritisan perkembangan agroindustri Indonesia.
Menjalin hubungan dengan pihak-pihak yang sejalan dengan visi FORAGRIN.
Mengaplikasikan keilmuan dan keprofesian agroindustri kepada masyarakat.
Keanggotaan FORAGRIN adalah seluruh mahasiswa Teknologi Industri Pertanian di Indonesia, berikut merupakan beberapa anggota FORAGRIN:

Universitas Gadjah Mada

Institut Pertanian Bogor

Universitas Brawijaya

Universitas Trunojoyo Madura

Universitas Lambung Mangkurat

Universitas Bengkulu

Universitas Udayana

Universitas Pendidikan Indonesia

Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Institut Teknologi Indonesia 

Universitas Jember

Universitas Djuanda

Universitas Darussalam Gontor

Universitas Internasional Semen Indonesia 

Universitas Padjajaran

Artinya, FORAGRIN masih merupakan organisasi muda yang menjadi estafet perjuangan dari forum-forum agroindustri yang sebelumnya sempat berdiri dan vakum hingga saat ini. Oleh karenanya, dibutuhkan suatu metode dalam memperbaiki dan merapikan barisan kader forum ini sebelum benar-benar fokus pada agroindustri. Indonesian Agroindustrial Student Leaders Summit (IASLS) merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dimaksudkan sebagai pembenahan sekaligus pencetakkan generasi yang berkarakter agroindustri dalam menjawab tantangan dunia. Muatan yang diberikan berupa simposium, diskusi, pelatihan, dan beberapa kegiatan lainnya diharapkan mampu memperkuat paradigma pertanian yang dimiliki sehingga menjadi insan agroindustrialis yang kompeten. Artinya, diberikan suatu wadah kreativitas dalam merumuskan serta memberikan solusi masalah yang ada saat ini. Selain itu, juga sebagai suatu langkah kongkrit dalam mempersiapkan generasi bangsa yang berwawasan agroindustri sehingga siap bersaing di masa depan.

Senin, 22 Januari 2018

Sabtu, 20 Januari 2018